Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 2:14 AM

Buka Tutup Diterapkan di Jalan Bireuen-Takengon

Buka Tutup Diterapkan di Jalan Bireuen-Takengon

Puluhan unit kendaraan dari arah Bireuen ke Takengon, Aceh Tengah, atau sebaliknya terpaksa antre setiba

Buka Tutup Diterapkan di Jalan Bireuen-TakengonSERAMBINEWS.COM/FERIZAL HASANBadan jalan nasional Bireuen-Takengon tepatnya Kilometer 22 Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Bireuen, amblas hingga satu meter, Minggu (3/12/2017).

* BMKG: Waspadai Banjir dan Longsor

BIREUEN - Puluhan unit kendaraan dari arah Bireuen ke Takengon, Aceh Tengah, atau sebaliknya terpaksa antre setiba di Km 22 Desa Krueng Simpo, Juli, Bireuen, karena jalan di titik ini amblas sejak Minggu (3/12) hingga Selasa (5/12) kemarin masih sulit dilintasi kendaraan.

Satu unit alat berat siaga di sana membantu kendaraan yang kesulitan melintasi badan jalan yang amblas. Belasan personel dari Koramil Juli, Polsek Juli, dan warga setempat membantu kelancaran arus lalu lintas menggunakan sistem buka tutup dan timbun pada jalan yang amblas.

Amatan Serambi, jalan yang amblas itu mencapai 34 meter lebih dengan lebar 11 meter dan kedalaman mencapai 1 meter lebih. Jalan tersebut mulai ditimbun oleh dump truck. Sementara antrean kendaraan dari arah Bireuen ke Takengon dan sebaliknya sangat padat.

Penimbunan jalan tersebut bersifat sementara, untuk memperlancar arus lalu lintas di kawasan itu. Kemacetan mencapai 1 km dari arah Bireuen, sementara dari arah Bener Meriah mencapai 2 km. Badan jalan yang amblas ditimbun dan dipadatkan dengan alat berat, kendaaraan bermuatan belasan ton sulit melintas, bahkan ada yang terpaksa didorong dengan alat berat untuk melewati badan jalan yang amblas.

Empat unit kendaraan jenis Col t Diesel mengalami rusak bagian gerdang saat melintasi kawasan itu, dua unit patas as atau gerdangnya rusak disebabkan kondisi jalan yang labil dan sulit menanjak saat melintasi badan jalan yang amblas. Berbagai jenis kendaraan terutama truk besar bermuatan puluhan ton maupun minibus terseok-seok melintasi kawasan itu.

Anggota Koramil Juli bersama anggota Satlantas maupun warga setempat mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang. Setelah satu atau dua unit kendaraan melintas alat berat serta warga dengan menggunakan cangkul menimbun badan jalan.

Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) Bireuen-Takengon melalui Sumardi kepada Serambi mengatakan, sejumlah truk sedang mengangkut materil untuk melakukan penimbunan pada badan jalan yang amblas untuk memudahkan kendaraan melintas. “Penanganan sementara dengan menimbun badan jalan yang amblas mudah-mudahan arus kendaraan dari dua arah bisa lancar,” ujarnya.

Penyebab badan jalan amblas setelah hujan dera s mengguyur Bireuen seminggu terakhir. Selain badan jalan amblas juga terdapat beberapa titik longsor dan kerusakan lainnya, para pengendara harus hati-hati melintasi Bireuen-Takengon.

Arus transportasi Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues (Galus) menghubungkan Kutacane Aceh Tenggara (Agara) terganggu dan sempat lumpuh sekitar 4,5 jam lebih, akibat terjadi longsor di kawasan Desa Pungke, Kecamatan Putri Betung, Galus, Selasa (5/12).

Halaman selanjutnya 12
Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News | Liputan 24 Blang Kejeren

thumbnail

Posted by On 3:04 PM

Dana Desa Diseleweng, Pihak Kajari Siap Menerima Rekom ...

Blangkejeren ( Berita ) : Dari 146 Desa, 30 persen Aparaturnya akan di Rekomendasikan Ke Aparat Penegak Hukum (APH) untuk di Periksa pertanggung jawabannya tentang pengelolaan dana Desa.

Walaupun seandainya permasalahan di Desa lolos dari pengawasan Masyarakat namun hal itu akan tetap di limpahkan ke APH, tentu harus memenuhi unsur dan sesuai prosudur yang berlaku.

” kalau Masyarakat tidak melaporkanya pada hal mereka tau bahwa ada penyelewengan dana Desa, dan memang temuan kami pun ternyata ada kita yang akan Melaporkanya ke APH” jelas KA Insfektorat.

Namun sejauah ini pihak kejaksaan Negri Belangkejeren Kabupaten Gayo Lues, baru menerima 12 berkas yang akan di periksa pertanggung jawaban perangkat tentang pengelolaan dana Desanya masing-masing, berkas inipun di terima pihak kejaksaan sebelum Jabaruddin AB membuat pernyataa melalui media ini.

Kepala kejaksaan Negri Blangkejeren melalui Kasi Pidsus, Rajes khana SH menuturkan, pihaknya baru menerima 12 berkas terkait pengelolaan dana Desa, kesemuanya itu dari Kecamatan Blangpegayon. Kasi tersebut juga menegaskan, dirinya siap menerima berkas dari Inspektorat Gayo Lues apa bila mereka merekomendasikannya terkait tentantang pengelolaan dana oleh parangkat Desa.

“kami siapa menampung berkas tersebut, kalau bisa secepat mungkin terus di naikan” kata Kasi Pidsus tersebut, Senin (04/12). Selain yang 12 Desa tersebut, apa bila masih ada Prangkat Desa yang perlu di periksa pertanggung jawabanya pihak Kejaksaan siap untuk hal itu.

Bukan hanya itu, pihak kejaksaan juga siap menampung dan menelusuri penyelewengan dana Desa yang di laparan oleh Masyarakat “kami akan merahasiakan pelapor dan melindunginya sesuai ketentuan yang berlaku” kata Rajeskhana SH.(Miq)

Sumber: Google News | Liputan 24 Blang Kejeren